Senin, 10 November 2014

Luka Lama

Apa yang pernah terekam dalam memori , mungkin tak akan bisa dibenahi
Hanya lambat laun dijauhkan oleh waktu ..
Tapi adakalanya ia akan kembali berputar sendiri dalam ingatan 
Seperti saat ini , saat kantuk mulai melukiskan mimpi di peraduan lelah ,
sentuhan lembut angin lalu memaksa menarik sebuah memori untuk ku kenang kembali ..
Dulu , dulu sekali ...
Tentang cerita sepotong hati dengan seuntai luka dan pemiliknya yang kubawa sebagai sebab tertutupnya hatiku sampai hembusan nafas saat ini ..
Tentang secarik asa yang terkatung , tersiakan , sengaja diabaikan , oleh penjanjinya ..
Tentang syair harap yang dihapus oleh pujangganya sendiri ..
Tentang tambang cinta yang begitu naif seolah suci berketulusan 
tapi penuh dusta yang terbungkus dalam picik kata ..
Seperti cerah senja yang terselimuti mendung , menggoreskan fatamorgana indah yang kemudian luruh terhapus air langit , membadai , menghujani perih ..
Iya ,, secepat itu ..!!
seperti kedipnya mata 
sekejap saja pedih sakitnya tak terkira ..
Indah buaian manis terengkuh seumpama dihempas bebas 
seusai diangkat setinggi-tingginya , melambung dan kemudian terjerembab membenamkan asa dan menenggelamkan mimpi ..

Astaghfirullah !!!
Terlalu dalam aku mengingatnya lagi 
sangat menguras nalar benak fikirku
kembali meletup-letupkan benih amarah lara ..
Dan inginku mengumpat sejadi-jadinya
berteriak dan melepas serapah itu ..
HUFT ..
kupejamkan sejenak mata ini 
melembutkan gejolak yang mulai liar
menarik nafas kesejukan yang terdalam 
merasakan aliran udara kesabaran sampai ke ulu hati 
Sudahlah ..
yang tersembunyi biar tetap rapat tertutup
Biarkan cinta Tuhan yang memberi jalan dan kelak menbukanya kembali
menyembuhkan , dan memulihkan 
meluaskan ruang untuk seorang insan yang akan mengisi sisa hatiku 
mendampingi hidupku
menghabiskan hari
karena yakinku bahwa Hati akan dipertemukan dengan Hati oleh Sang pemilik semua Hati ..!!!